<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2802604025559698409</id><updated>2011-07-28T21:49:02.068-07:00</updated><category term='hari kemerdekaan'/><title type='text'>Bejoe</title><subtitle type='html'>Karena setiap orang memiliki naluri berpikir dan berbicara</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kb-1.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2802604025559698409/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kb-1.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>bejoe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2802604025559698409.post-4970127602149165142</id><published>2010-10-17T11:34:00.000-07:00</published><updated>2010-10-17T11:35:07.427-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;iframe src="http://www.facebook.com/plugins/likebox.php?href=http%3A%2F%2Fkb-1.blogspot.com%2F&amp;amp;width=292&amp;amp;colorscheme=light&amp;amp;connections=10&amp;amp;stream=true&amp;amp;header=true&amp;amp;height=587" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:292px; height:587px;" allowTransparency="true"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2802604025559698409-4970127602149165142?l=kb-1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kb-1.blogspot.com/feeds/4970127602149165142/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2802604025559698409&amp;postID=4970127602149165142' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2802604025559698409/posts/default/4970127602149165142'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2802604025559698409/posts/default/4970127602149165142'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kb-1.blogspot.com/2010/10/blog-post.html' title=''/><author><name>bejoe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2802604025559698409.post-2797718642532288431</id><published>2010-10-17T11:19:00.000-07:00</published><updated>2010-10-17T11:24:15.718-07:00</updated><title type='text'>index.php</title><content type='html'>&lt;?php  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;include_once("facebookapi/facebook.php");  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;// Get these from http://developers.facebook.com  &lt;br /&gt;$api_key = 'API KEY';  &lt;br /&gt;$secret  = 'API SECRET';  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;$facebook = new Facebook($api_key,$secret,true);  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;$user = $facebook-&gt;require_login();  &lt;br /&gt;$session_key = $facebook-&gt;api_client-&gt;session_key;  &lt;br /&gt;$facebook-&gt;api_client-&gt;set_user($user,$session_key);  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;echo 'stts ini ditulis oleh: bejoemichelle bambang';  &lt;br /&gt;?&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2802604025559698409-2797718642532288431?l=kb-1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kb-1.blogspot.com/feeds/2797718642532288431/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2802604025559698409&amp;postID=2797718642532288431' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2802604025559698409/posts/default/2797718642532288431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2802604025559698409/posts/default/2797718642532288431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kb-1.blogspot.com/2010/10/indexphp.html' title='index.php'/><author><name>bejoe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2802604025559698409.post-486543880589981729</id><published>2009-02-07T05:52:00.000-08:00</published><updated>2008-02-08T00:38:42.860-08:00</updated><title type='text'>Maafkan saya kalau...</title><content type='html'>Punya hobby membaca cersil ternyata cukup merepotkan juga. Apalagi kalau sudah pada tahap 'keranjingan'. Dari warnet pula!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah beberapa minggu ini, setiap pulang kerja atawa pada hari libur saya 'mengasingkan diri' di warnet. Tujuannnya tak lain dan tak bukan: membaca cersil Gan KL yang cerita-ceritanya mengagumkan. Hasilnya cukup lumayan...Blog zahanir kitapun makin terlantar....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, pembaca yang terhormat, izinkan saya membela diri. Ini bukan sepenuhnya salah saya, tapi salah pengaranganya (Gu long) yang sangat apik sekali merangkai kisah-kisahnya. Dan kenapa pula ada yang 'tega-teganya' mengkorversikannya ke website? Padahal saya sudah lama mengasingkan diri dari dunia persilatan? (hehehe maaf kalo ndak nyambung...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sekian banyak penulis cersil, saya paling menyukai saduran gank kl ketimbang; Opa, Chin Yung, Okt atau Gan KH. Kalau Kho Ping Ho sudah lama saya tinggalkan karena ceritanya yang mudah di tebak. jauh beda dengan Gan Kl yang kisah-kisahnya penuh intrik yang unik dan orsinil. Dibukunya kita akan sering disuguhi jurus-jurus sakti 'meniup keong' (orang yang senang menjilat) atau kata-kata "ilmu muka badak sakti "(orang yang tak tahu malu) atau kata kata lucu lain yang cukup menyentuh. Tokoh-tokoh jagoanya juga tidak terlalu alim benar tetapi tetap seorang ksatria sejati yang tidak saja berilmu tinggi tetapi juga pintar dalam memecahkan kasus-kasus dunia persilatan. Walhasil, sejak pertama membaca bukunya yang berjudul pendekar Binal, saya jadi malas membaca karya-karya selain Gan Kl.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Li Sun-hoan menggali sebuah lubang pada tanah bersalju itu, ditanamnya patung yang baru saja diukirnya itu. Kemudian ia berdiri termangu-mangu pula di depan gundukan salju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarinya seakan-akan beku, mukanya juga tambah merah oleh hawa yang semakin dingin itu. Tubuhnya juga penuh ditaburi bunga salju, namun dia tidak merasakan dingin sedikit pun. Yang tertanam di bawah gundukan salju itu seolah-olah seorang yang paling karib dengan dia, ketika ia menanam si "dia" di situ, jiwanya sendiri seakan-akan berubah tiada artinya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat kelakuan Li Sun-hoan ini, jika orang lain tentu akan terheran-heran, namun bagi si kusir, lelaki kekar bercambang lebat itu, agaknya sudah terbiasa. Ia cuma berkata dengan suara lembut, "Hari sudah hampir gelap, perjalanan masih jauh, silakan Siauya lekas naik ke atas kereta!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski usia Li Sun-hoan sekarang tidak dapat dikatakan muda lagi, namun sebutan "Siauya" atau tuan muda masih tetap digunakan oleh lelaki bercambang atau berewok itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan Li Sun-hoan membalik tubuh, dilihatnya di samping kereta ternyata ada bekas kaki orang berlalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari bekas kaki itu dapat diketahui bahwa pejalan kaki ini datang jauh dari utara sana, sendirian, lalu menuju ke depan sana dengan sendirian pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bekas kaki itu sangat dalam, jelas sudah sangat jauh orang ini berjalan, sudah lelah dan kehabisan tenaga. Tapi dia masih terus berjalan tanpa berhenti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Li Sun-hoan menghela napas panjang, gumamnya, "Dalam keadaan begini, di bawah cuaca sedingin ini, tak tersangka masih juga ada orang menempuh perjalanan di tanah penuh bersalju ini. Kuyakin dia pasti seorang yang sebatang kara dan seorang yang harus dikasihani."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki bercambang itu tidak menanggapi, tapi di dalam hati diam-diam berpikir dengan menyesal. "Tidakkah kau sendiri pun sebatang kara dan perlu dikasihani? Mengapa engkau selalu bersimpati terhadap orang lain dan melupakan dirinya sendiri ...."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;dikutip dari kisah Pendekar Budiman&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2802604025559698409-486543880589981729?l=kb-1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kb-1.blogspot.com/feeds/486543880589981729/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2802604025559698409&amp;postID=486543880589981729' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2802604025559698409/posts/default/486543880589981729'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2802604025559698409/posts/default/486543880589981729'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kb-1.blogspot.com/2009/02/maafkan-saya-kalau.html' title='Maafkan saya kalau...'/><author><name>bejoe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2802604025559698409.post-5006760238728420945</id><published>2008-08-10T02:55:00.000-07:00</published><updated>2008-08-10T03:42:43.560-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hari kemerdekaan'/><title type='text'>17-08-45</title><content type='html'>Sebagai 'salah satu putra terbaik bangsa' tak ada salahnya kan kalau saya mempostingkan sedikit tulisan ini untuk anda baca? Yah...siapa tahu anda lagi suntuk dan membutuhkan sedikit pelarian dengan mencari-cari bahan bacaan yang dapat membuat anda jemu dan mengantuk (loh?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini tidak luar biasa. Dengan tema yang biasa juga, yaitu: memperingati hari kemerdekaan RI ke enam puluh tiga. Isinya pun kurang lebih sama dengan tulisan2 lain yang pernah anda baca menjelang tujuh belasan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kata-kata; 'kemerdekaan yang kita raih dengan begitu banyak penderitaan dan pengorbanan dari para pahlawan kita dulu...' ada pula; 'bahwa setelah sekian puluh tahun merdeka, ternyata kita masih belum benar-benar merdeka dari titik titik titik titik...' lalu; 'bagaimana kita harus mengisi kemerdekaan ini dengan titik titik titik titik....' So, yang pasti hampir tiap tahun anda sudah baca atau dengarkan. Walau kata-kata cuma sekedar kata-kata saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau begitu...sebaiknya saya tidak usah menulis saja ya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merdeka!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img width="500"src="http://www.kbri-canberra.org.au/images/events/2007/up_bendera/IMG_0045a.jpg" height="300"&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2802604025559698409-5006760238728420945?l=kb-1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kb-1.blogspot.com/feeds/5006760238728420945/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2802604025559698409&amp;postID=5006760238728420945' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2802604025559698409/posts/default/5006760238728420945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2802604025559698409/posts/default/5006760238728420945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kb-1.blogspot.com/2008/08/17-08-45.html' title='17-08-45'/><author><name>bejoe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2802604025559698409.post-8377143474980174186</id><published>2008-06-12T04:06:00.000-07:00</published><updated>2008-06-12T04:25:14.077-07:00</updated><title type='text'>Tulisan tanpa Makna</title><content type='html'>Sebetulnya saya tak merasa enak dengan blog &lt;a href=http://www.zahanir.blogspot.com&gt;zahanir&lt;/a&gt; yang sekarang ini. Seperti yang anda lihat, situs ini &lt;span style="font-style:italic;"&gt;seperti hidup dari situs-situs lain&lt;/span&gt; yang bertebaran di planet ini. Istilah tehnisnya; 'copy paste'. Istilah kasarnya; menjiplak! Tetapi mudah-mudahan anda tidak mempermasalahkannya karena yang saya kutip itu dari situs-situs yang meperkenankan isi situsnya disebarluaskan--dengan catatan--atau atas izin dari penulis itu sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk menulis sendiri--terus terang-- saya tidak mampu. Apalagi yang berkenaan dengan agama. Elmu saya belum cukup untuk itu. benar!  Menulis ini saja saya harus berpikir panjang. Padahal billing di warnet terus berjalan, sementara jari tangan saya seperti kaku di atas tombol keyboard yang hurufnya sudah banyak yang luntur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehnya saya ingin mempostingkan tulisan ini. Anggap saja sebagai kata-kata permintaan maaf dan harap maklum dari saya kepada pembaca sekalian karena saya bukanlah seorang penulis yang baik. Juga, saya takut hanya menghasilkan tulisan-tulisan indah namun tanpa makna, Syair-syair yang syahdu tapi tak punya arti, atau tulisan-tulisan panjang yang melelahkan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini memang tanpa makna. Maaf kalau anda membacanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2802604025559698409-8377143474980174186?l=kb-1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kb-1.blogspot.com/feeds/8377143474980174186/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2802604025559698409&amp;postID=8377143474980174186' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2802604025559698409/posts/default/8377143474980174186'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2802604025559698409/posts/default/8377143474980174186'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kb-1.blogspot.com/2008/06/tulisan-tanpa-makna.html' title='Tulisan tanpa Makna'/><author><name>bejoe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2802604025559698409.post-4720373557083150838</id><published>2008-06-09T03:16:00.000-07:00</published><updated>2008-06-09T03:44:26.647-07:00</updated><title type='text'>Yang perlu dihindari saat menulis</title><content type='html'>Beberapa kebiasaan buruk yang sering membuat seorang penulis dan bloger tidak bisa menulis dengan lancar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;serial tips menulis; blog berita; jarar siahaan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips-tips ini kuuraikan berdasarkan pengalaman pribadiku selama dulu bekerja sebagai wartawan suratkabar dan kini menjadi blogger-online journalist. Bisa cocok dan berguna bagimu, tapi bisa juga tidak cocok. Pilihlah mana yang menurutmu baik untuk kauterapkan, sedangkan sisanya masukkan saja ke tempat sampah; jangan repot-repot memikirkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Menghabiskan waktu hanya untuk memikirkan judul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak penulis, seperti cerpenis, reporter, atau bloger, yang memiliki kebiasaan untuk membuat judul artikelnya terlebih dahulu. Sebaliknya, ada penulis yang langsung menuliskan artikelnya hingga selesai, baru kemudian membuatkan judul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mana dari kedua cara ini yang paling baik? Keduanya baik, tergantung selera. Tapi sering kutemukan orang yang menghabiskan waktu hingga lima menit, atau bahkan lebih lama, hanya mengganti-ganti judul. Kebiasaan ini jelas berdampak buruk pada kreativitas. Selama mencari judul yang tepat itu, sekian persen ide-ide dan informasi dalam memori kita sangat mungkin lenyap atau setidaknya “basi”, sehingga kata-kata yang kita tuliskan kemudian tidak secemerlang yang kita pikirkan semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sendiri terbiasa menulis judul terlebih dulu. Tapi bila dalam satu menit pertama aku tak berhasil membuat judul yang bagus, maka kumulai saja menulis artikelku. Setelah selesai menulis isi artikel, dan masuk ke proses editing, sering muncul ide menarik yang kemudian kupakai menjadi judul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;→ Keuntungan membuat judul terlebih dahulu: Penulis punya pegangan akan ke arah mana tulisannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;→ Keuntungan membuat judul belakangan: Ide-ide dalam pikiran penulis bisa dituangkan lebih lancar ke dalam teks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mencari topik tulisan yang “terlalu tinggi dan hebat”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan tulis apa yang kau tidak pahami dan kuasai. Bila orang lain mampu menulis isu-isu sastra atau filsafat, jangan paksakan dirimu bila tak mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulislah apa yang menjadi hobimu, pekerjaanmu, atau yang berkaitan dengan gelar kesarjanaanmu [pendidikan]. Aku tertarik mengamati sejumlah weblog yang spesifik menulis soal memancing ikan, atau kesehatan gigi, atau kereta angin [sepeda], atau penyakit HIV/AIDS, atau hukum acara pidana/proses peradilan, atau tentang iklan pada sobekan koran, bungkus rokok, hingga billboard.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau seorang bloger-mahasiswa jurnalistik? Mengapa tidak menulis pengamatanmu terhadap isi suratkabar. Engkau bekerja sebagai PNS dan punya weblog? Mengapa tidak menulis rutinitasmu dan seluk-beluk urusan birokrasi. Banyak orang awam akan tertarik membaca ceritamu bagaimana misalnya sebuah proposal permintaan bantuan dana diproses mulai dari seorang PNS “staf-habis”, kasubbag, kepala bagian/dinas, asisten, sekda, wakil walikota, hingga Pak Wali.Jadi, pada hakikatnya, sebuah artikel yang bagus bukanlah harus bercerita tentang topik-topik setinggi langit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;→ Peganglah ini: Tulisan yang bagus di mata pembaca bukanlah karena APA isu yang ditulis, tapi BAGAIMANA isu tersebut ditulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Sibuk memperbaiki ejaan dan tanda baca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu saran dari banyak penulis dan novelis best-seller adalah: Jangan perbaiki ejaan saat menulis. Itu benar, sangat tepat, dan aku mematuhinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mulai menulis artikel — opini, berita, feature, atau cerpen — aku tidak memperhatikan adanya salah ketik. Kata yang salah eja, tanda baca yang tidak pada tempatnya, kesalahan pemakaian huruf kapital, semuanya kubiarkan saja dulu. Hal-hal itu kucek dan kuperbaiki saat proses membaca ulang atau editing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, bila engkau ingin segala ide menarik dalam otakmu bisa mengalir dengan lancar ke lembar kerja di komputermu, maka jangan asyik membuka kamus untuk mencari ejaan kata yang benar. Lakukan hal itu usai menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;→ Biasakan menulis draf artikel tanpa melihat ulang ke atas [mengecek]. Biarkan semua idemu tertulis mengalir apa adanya. Jangan hiraukan apakah kau salah menulis tanda baca atau diksimu kurang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Jangan pikirkan, tapi tuliskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips terakhir ini terdengar ganjil dan seperti nasihat menyesatkan. Ini memang benar-benar rahasia pribadiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak pernah “berpikir” saat hendak mulai menulis. Aku berpikir beberapa jam [untuk artikel berbentuk berita] atau bahkan sering beberapa hari [untuk artikel bukan berita] sebelum menulis sesuatu. Jadi, jauh sebelum tanganku menyentuh papan-ketik laptop, aku sudah tahu apa yang akan kutulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudku dengan tips ini ialah, jangan berpikir [baca: mencari topik, mengolah bahan tulisan, dll] pada waktu hendak menulis. Hal itu hanya akan menghabiskan waktumu. Bila sudah membuka halaman ketikan di PC, berarti engkau sudah harus tahu dan kuasai apa-apa yang akan kautulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;→ Biasanya aku memikirkan apa dan bagaimana artikelku saat “nongkrong” di toilet, atau saat merokok sambil ngopi di kedai, atau beberapa menit menjelang tidur di malam hari. Pernah mendengar “menulis dalam pikiran”?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayo, mulailah menulis, jangan kelamaan berpikir. [blogberita.net]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber &lt;a href="http://www.blogberita.net" target="blank"/&gt;blogberita.net&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2802604025559698409-4720373557083150838?l=kb-1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kb-1.blogspot.com/feeds/4720373557083150838/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2802604025559698409&amp;postID=4720373557083150838' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2802604025559698409/posts/default/4720373557083150838'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2802604025559698409/posts/default/4720373557083150838'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kb-1.blogspot.com/2008/06/yang-perlu-dihindari-saat-menulis.html' title='Yang perlu dihindari saat menulis'/><author><name>bejoe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2802604025559698409.post-2651986862905348918</id><published>2008-06-04T03:51:00.000-07:00</published><updated>2008-06-04T04:03:15.303-07:00</updated><title type='text'>KEMBANG API DARI KANOPI HUTAN BORNEO</title><content type='html'>&lt;img width="90" src="http://bp0.blogger.com/_EY3EOFPVcvo/R9tpQDvvK9I/AAAAAAAAAJ0/-NzTc6mvu60/s400/6+dendrobium+secundum.jpg" height="150" align ="left"&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi satu anggrek alam asli Borneo yang mekar di halaman rumahku kuntum bunganya kecil kecil namun berkelompok terangkai dalam satu tangkai sejumlah antara 20 – 50 kuntum pertangkainya, bentuknya sekilas seperti ekor kucing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warnanya meriah kelopak bunganya terdiri dari merah muda atau merah tua di hiasi dengan bintik kuning pada bagian tengah bunganya, dan seluruh rangkaian bunga yang keluar dari ujung umbi tuanya yang bisa mencapai 2 – 5 tangkai, jika di lihat dari bahwa saat berjalan melintas di bawah kanopi hutan Borneo yang hijau, membuatnya tampak laksana kembang api dari pedalaman Borneo yang bertaburan memberikan aksen warna yang cantik dalam hampatan dedaunan pohon hutan yang hijau, Anggrek ini memang aslinya tumbuh di ketinggian pepohonan, dan bunganya sebagaimana juga anggrek Dendrobium anosmum di rancang untuk dilihat dari bahwa, posisi mekarnya bunga selalu mengarah dan menghadap kebawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dendrobium secundum adalah anggrek asli Borneo, secara umum terdapat 2 varietas Dendrobium secundum yang pernah di temukan : yaitu yang kelopak bunganya berwarna merah tua dan jenis lainnya yang kelopak bunganya berwarna merah muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img width="300" src="http://bp1.blogger.com/_EY3EOFPVcvo/R9tpQTvvLAI/AAAAAAAAAKM/W9mMTtCwu9s/s400/9+dendrobium+secundum.jpg" height="200" align="right"&gt;Tidak ada wewangian yang kuat pada Dendrobium secundum ini, saat mekar maksimal memang ada sekilas wangi yang tidak begitu jelas, memang daya tarik bunga ini bukan pada bunganya, melainkan pada penampilannya yang berkelopok dan tersusun rapi dalam satu tangkai sepanjang 10 – 15 cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana umumnya Dendrobium, bunganya keluar dari umbi yang sudah tua dan tidak lagi berdaun, bisa mencapai 5 tangkai kumpulan bunga dalam satu umbi dan bisa juga hanya 1 – 3 tangkai kumpulan dalam satu umbinya, tergantung kesuburan dan usia tanamannya, pada Dendrobium secundum tangkai bunga umumnya keluar di ujung umbi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosok tanamannya lebih kokoh dan berdaun lebih besar di bandingkan dengan Dendrobium anosmum, warna umbi sewaktu muda berwarna coklat kekuningan dengan daun yang berjajar kompak di kiri kananya dan berwarna hijau muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dapat perawatan yang baik serta lingkungan tumbuh yang cocok, maka bunga yang bermekaran akan menghadirkan kembang api dari kanopi hutan Borneo yang indah untuk menghiasi halaman rumah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Hangat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andreas Acui Simanjaya&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;dikutip dari &lt;a href="http://acuisimanjaya.blogspot.com" target="blank"&gt;www.acuisimanjaya.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2802604025559698409-2651986862905348918?l=kb-1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kb-1.blogspot.com/feeds/2651986862905348918/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2802604025559698409&amp;postID=2651986862905348918' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2802604025559698409/posts/default/2651986862905348918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2802604025559698409/posts/default/2651986862905348918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kb-1.blogspot.com/2008/06/kembang-api-dari-kanopi-hutan-borneo.html' title='KEMBANG API DARI KANOPI HUTAN BORNEO'/><author><name>bejoe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_EY3EOFPVcvo/R9tpQDvvK9I/AAAAAAAAAJ0/-NzTc6mvu60/s72-c/6+dendrobium+secundum.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2802604025559698409.post-30258472807399417</id><published>2008-05-30T02:35:00.000-07:00</published><updated>2008-05-30T03:02:01.909-07:00</updated><title type='text'>Katanya gaji naik....</title><content type='html'>Teman saya yang satu ini cukup unik. Disaat banyak orang mengeluhkan kenaikan harga BBM, dia (teman saya itu) malah bersiul-siul senang. Membuat saya heran dan bertanya: "kenapa?"&lt;br /&gt;     "BBM naik, gaji pun ikut naik gak, beb..." jawabnya riang sambil meneruskan siulan lagu dangdutnya.&lt;br /&gt;     "Berapa ?" tanya saya lagi.&lt;br /&gt;     "Lima ribu..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan untuk merayakan kenaikan gaji yang diterima oleh 'beliau' saya lalu ditraktir minum di warkop maknyah langganan kami. Saya memesan joss susu (mumpung gratis),  biasanya cuma joss doank. Kami lalu berbincang sambil menikmati minuman segar di siang hari yang menyengat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengatakan kalau sekarang ini agak berkurang sedikit bebannya. Dulu gajinya lima puluh ribu per hari, sekarang jadi lima puluh lima ribu.&lt;br /&gt;     "yah...masih sedikit di atas garis kemiskinan, lah..." katanya bangga. Bangga karena, walau tak terlalu kaya benar, paling tidak dia tidak  termasuk dalam kategori miskin. "Gengsi gak kalau orang macam aku ni nerima Be-eL-Te..."katanya bangga. "Dahla jadi macam ngemis,  ngambek duetnye betanjal agik..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tertawa. Maklumlah. Di sini, yang tertib ngantri, baru 'cuma' jerigen-jerigan minyak tanah saja yang rela berbaris memanjang sampai belasan meter panjangnya. Kalau orangnya sih, masih tak peduli. Lampu merah saja masih diterobos...? apa lagi trafic light di seberang sana...pembaca pernah ke Siantan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, sudahlah...saya tak mau merusak kebahagian teman saya hari itu. Takut perasaannya jadi tak enak, lalu meng-&lt;span style="font-style:italic;"&gt;cancel&lt;/span&gt; traktirannya. Saya bisa tekor seribu lima ratus, heheheh (maklum, dompet lagi cekak!) MAka saya lalu mengalihkan ke topik pembicaraan yang lain. Tentang rencana dia (teman saya itu) untuk me-rehab teras rumahnya.&lt;br /&gt;     "Nak Ane porselen, beb...!" jawabnya bersemangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align ="center"&gt;*****&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari senin kemaren, saya bertemu lagi dengan teman saya itu di warkop maknyah langganan kami lagi. Setelah berbasa-basi sebentar, saya bertanya;&lt;br /&gt;     "Dah jadi teras ente, beb...?"&lt;br /&gt;     "Mane..." jawabnya lemah." Semue naek...semen naek, paser naek, gaji tukang pon naek...tak jadi beb..."&lt;br /&gt;     "eh," saya tertawa, "gaji ente kan naek...?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align= "center"&gt;khatamm&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2802604025559698409-30258472807399417?l=kb-1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kb-1.blogspot.com/feeds/30258472807399417/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2802604025559698409&amp;postID=30258472807399417' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2802604025559698409/posts/default/30258472807399417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2802604025559698409/posts/default/30258472807399417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kb-1.blogspot.com/2008/05/katanya-gaji-naik.html' title='Katanya gaji naik....'/><author><name>bejoe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2802604025559698409.post-1944786985808966410</id><published>2008-05-12T02:35:00.000-07:00</published><updated>2008-05-17T23:48:40.956-07:00</updated><title type='text'>Semeses Santet...Kisah lucu di abad Laptop</title><content type='html'>Beberapa waktu yang lalu saya mendapat semeses (baca: sms)dari teman saya dari Malaysia. Isinya menanyakan tentang kebenaran isu santet yang beredar lewat sms yang katanya menghebohkan orang-orang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;'indon'&lt;/span&gt; yang bekerja di sana. "Yang membukanya bisa game!" katanya. Kemudian, beberapa hari kemudian saya dapat sms lagi dari teman yang asli orang sana. Isinya hampir mirip dengan pertanyaan kawan saya (yang jadi tki). Bahkan dia (teman yang asli orang sana) mengirimkan sms yang beredar di Malaysia. Isinya begini:&lt;br /&gt; " salam. KPD SUME KWN2 YG DIKASIHI. JIKA ANDA MENDPT PNGGILAN TELEFON YG BRNOMBOR PANJANG Cnth:+6282731XXXXXXX DAN NMBOR ITU BRWARNA MERAH, DIHRAP SGT2 JGN DIANGKAT DAN DIJWB PANGGILAN ITU. INI DIKERANA DI INDONESIA SKRG, SEKUMPULAN PENUNTUT ILMU HITAM SDG MENGUJI ILMU MRK MELALUI TELEFON. JIKA SESIAPA YG MENJWB PNGGLAN ITU MULUT AKAN BRBUIH &amp; AKAN MATI SLPS ITU. DI INDONESIA SDH 9 ORG MATI &amp; MLM TD DIPUCHONG 2 ORG MATI. INI BNR2TRJADI. TLG SEBARKAN "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah...saya jadi merasa lucu sekaligus kesal. Yang membuat kesal...orang kok begitu mudah ya, termakan isu-isu yang tak bermutu begitu? Kalau sudah begitu, yang kesian nantinya  adalah penjual hp dan operator selularnya. Ya, kalau orang tidak mau memakai hp karena takut kena santet, pasaran hp dan pulsanya bisa anjlok dong...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucu karena: kok bisa ya, nyantet lewat sms...? Apakah teluhnya  di ubah format dulu ke format digital atau ke bahasa pemograman lalu di ekstrak lewat kemputer kemudian dikirim ke nomor hp seperti virus lalu menyerang manusia sampai tamat riwayatnya? Jangan-jangan dukun hitam kita sekarang dah pada jago maen bahasa pemograman nih...!hehehe&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2802604025559698409-1944786985808966410?l=kb-1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kb-1.blogspot.com/feeds/1944786985808966410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2802604025559698409&amp;postID=1944786985808966410' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2802604025559698409/posts/default/1944786985808966410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2802604025559698409/posts/default/1944786985808966410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kb-1.blogspot.com/2008/05/semeses-santetkisah-lucu-di-abad-laptop.html' title='Semeses Santet...Kisah lucu di abad Laptop'/><author><name>bejoe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2802604025559698409.post-336635235724244932</id><published>2008-03-02T03:40:00.000-08:00</published><updated>2008-05-23T04:18:34.494-07:00</updated><title type='text'>Aku Seorang Tukang</title><content type='html'>Menjadi Tukang bukanlah sebuah cita-cita yang didambakan oleh setiap orang. Coba saja anda tanya cita-citanya kepada anak-anak yang anda temui. Pasti beragam cita-cita yang disebutkannya. DAn dari semua yang disebutkannya, pasti tidak ada yang menyebut Tukang sebagai cita-citanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Propesi saya seakarang Tukang. Dan mungkin selamanya tetap menjadi tukang. Padahal cita-cita kecil saya dulu menjadi Pilot (tinggi kan?). Lalu menginjak bangku STM (sekarang SMK), cita-cita saya berubah; jadi Wartawan. Selepas STM saya terdampar di Sawmil selama kurang lebih setahun (sekarang pabriknya pada bangkrut) dan akhirnya diajak seorang paman saya menjadi tukang. Tukang Listrik. Padahal sekolahnya jurusan Mesin Produksi. Ndak nyambung kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Pilot dan wartawan sebagai cita-cita, tetapi malah 'terjerumus' ke profesi tukang sebagai sumber nafkah....Itulah kehidupan. Kehidupan yang mau tak mau harus kita jalani. Karena semuanya pasti ada hikmahnya. Mana tahu kalau  dulu saya jadi abdi negara tetapi jadi pegawai yang korup? atau jadi pemimpin  tetapi jadi pemimpin yang dzalim? atau jadi anggota dewan tetapi jadi anggota yang minta uang suap terus? Sekarang saya cuma seorang kuli. Apa yang bisa saya korupkan? atau siapa yg harus saya dzalimi? atau minta uang suap dari siapa? itulah hikmah yang saya ambil ketika hati mulai sedikit 'ngiri' dengan fasilitas uang pensiun atau jatah beras yang tak akan pernah saya rasakan. Tak apalah...kan semua ada hikmahnya...seperti joke segar teman seprofesi saya yang mengatakan menolak jadi walikota gara-gara tak biasa menerima gaji bulanan. " nanti kesian bendaharanya, tiap rabu saya minjam duit terus..." katanya dengan 'bijak'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(bejoe)&lt;br /&gt;&lt;p align = "center"&gt;*****&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2802604025559698409-336635235724244932?l=kb-1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kb-1.blogspot.com/feeds/336635235724244932/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2802604025559698409&amp;postID=336635235724244932' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2802604025559698409/posts/default/336635235724244932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2802604025559698409/posts/default/336635235724244932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kb-1.blogspot.com/2008/03/aku-seorang-tukang.html' title='Aku Seorang Tukang'/><author><name>bejoe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2802604025559698409.post-4497012009625613344</id><published>2008-02-06T02:16:00.000-08:00</published><updated>2008-06-03T02:53:39.530-07:00</updated><title type='text'>Sekapor Sireh</title><content type='html'>Kalau Anda sudah membaca &lt;a href="http://zhnr-fropil.blogspot.com/2008/01/punya-hobby-membaca-cersil-ternyata.html"&gt;salam dahsyat&lt;/a&gt;, tentu sudah tahu dong... selain tokoh pertama, juga ada tokoh kedua. Tokoh kedua itu saya. Walau cuma 'kedua', tapi kan 'tokoh' juga. Dan yang namanya 'tokoh' kan punya kekuasan juga....Power itulah yang kini saya pergunakan untuk membuat kolom ini. Dari pada saya ribut minta pecahan...(ehm, maksud saya seperti kabupaten atawa provinsi baru)?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Bukannya apa, pembaca yang budiman...sebagaimana yang dapat anda maklumi, blogsite ini, secara agak nyata, sebenarnya  berada dibawah koordinasi Lembaga Masjid Nurul Zahanir sebagai pengganti edisi SemestA yang kini telah 'karam'. Kebetulan yang jadi 'pimred'-nya adalah saya. Maka sebagai bentuk 'pertanggung jawaban' atas 'tenggelamnya' SemestA sebagai media dakwah dan informasi bagi lembaga masjid, saya buatlah 'semesta' baru melalui dunia lain. Dunia Internet. Dengan nama baru pula. Walau cuma pake yang gratisan lewat (terima kasih!)&lt;a href="http://www.blogger.com"&gt;blogger.com&lt;/a&gt;. Itung-itung sambil melakoni obsesi menjadi webmaster...he he he (maaf, boleh tertawa, kan?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, karena seperti yang saya terangkan tadi di atas...rasa-rasanya agak 'risih' juga membuat kolom ini yang rencananya akan saya buat khusus untuk mencurahkan aspirasi saya secara pribadi &lt;i&gt;ato&lt;/i&gt; sekedar menuliskan cerita atawa pengalaman pribadi sehari-hari (tapi bukan diary) ke pembaca. Padahal blog ini, walau belum di eS-Ka kan masih dibawah naungan kelembagaan. Lembaga Masjid lagi! lalu...kalau ada tulisan di kolom ini yang tidak berkenan di hati para 'elit' kepengurusan yang lain? lalu saya dimarahi? lalu saya dipecat dari kepengurusan masjid? kan gawat...? dimana lagi saya akan mengabdi...?(ceritanya memang sengaja dibuat dramatis..., biar menyentuh!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi saya belum 'melaporkan' kolom ini ke tokoh pertama kita. Tapi biasanya beliau selalu &lt;i&gt;meresponi&lt;/i&gt; semua idea-idea saya dengan sangat baik dan selalu mendukung dengan segenap kemampuannya. Maka hati saya menjadi sedikit tegar menerbitkan kolom ini di sini. Yah...sekedar mengasah bakat menulis saya....Siapa tahu bisa dapat &lt;i&gt;Fans&lt;/i&gt; pula dan dikenal luas. Lalu kalau sudah terkenal, siapa tahu saya bisa ikut &lt;i&gt;nyalon&lt;/i&gt; di Pilkada...minimal-ah...anggota Dewan...yang bangga kan Bapak juga....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2802604025559698409-4497012009625613344?l=kb-1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kb-1.blogspot.com/feeds/4497012009625613344/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2802604025559698409&amp;postID=4497012009625613344' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2802604025559698409/posts/default/4497012009625613344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2802604025559698409/posts/default/4497012009625613344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kb-1.blogspot.com/2008/02/kalau-anda-sudah-membaca-salam-dahsyat.html' title='Sekapor Sireh'/><author><name>bejoe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
